Gallery Mesin Tetas ( Incubators )

 

Halaman Depan

Sebuah cara yang efektif untuk mendapatkan DOC ayam dengan 

tanpa mengurangi secara draktis produktifitasnya adalah dengan menggunakan 

Mesin Penetas Telur 

atau 

mesin yang berfungsi sebagai

indukan buatan.

 

 

Mesin Tetas Manual

 

 

Manual Incubator, 100 eggs

[GF-100M ]

Tampak Luar

 

[GF-300M ]

Tampak Luar

 

Transportasi dan Pengiriman

 

Ready to Dispatched

Layanan antar FREE sampai cargo / courier service,

JAKARTA

 

 Spesifikasi

Mesin Tetas (Incubator)

Type MANUAL

== Circulated Air System ==

  

  1. Kapasitas 100 s/d 300 butir telur

  2. Bahan dasar Mesin Penetas dari Multiplex dan kayu.

  3. Finish / pelapis warna dengan pelitur.

  4. Tray telur dari kayu dan kawat streaming

  1. Rak telur system bertingkat dan masing-masing rak dapat dilepas-pasang untuk memudahkan memasukkan dan mengeluarkan telur, juga untuk pembersihan.

  2. Pemutaran telur secara manual. Disarankan pemutaran telur sedikitnya 5 kali sehari.

  3. Sirkulasi udara panas (circulated air system) untuk menjamin Keseragaman panas di seluruh bagian ruang incubator.

  4. Pemanas menggunakan bohlam lampu yang besarnya tergantung kapasitas mesin tetas.

  5. Pintu diberi kaca untuk monitor ruang dalam incubator.

  6. Thermostat (thermocontrol) Manual dengan wafel yang sensitive dengan kepekaan 3° Celcius.

  7. Thermostat untuk kapasitas 100 butir menggunakan ukuran wafel kecil dan untuk kapasitas 200 keatas menggunakan ukuran wafel besar. Wafel besar sensitive dengan kepekaan 2° Celcius.

  8. 2 buah nampan air untuk menambah kelembaban udara.

  9. Thermometer Ruang Analog untuk pembacaan temperature dengan pembacaan derajat Celcius dan Fahrenheit.

  10. (Optional)  Hygrometer analog TFA (Germany), untuk keakuratan pembacaan kelembaban udara dengan harga Rp. 275.000,-.

  11. (Optional) Hygro-control untuk kelembaban udara Rp. 300.000,- untuk mesin tetas Bebek.

 

Note:

*Hygro-control : Penetasan telor bebek memerlukan kelembaban udara hingga 85%. Hal ini dimungkinkan dengan memanaskan air / menguapkan dengan sistem pemanasan air tetapi tanpa harus mendidihkan air itu sendiri. Suhu air dibatasi oleh thermostat.