Ayam
Petelur
(Layer)
Ayam pada kandang batere harus diberi perhatian khusus,
terutama dalam hal pakan. Pakan yang kami berikan adalah konsentrat
30%, jagung 30% dan dedek 40%. Komposisi pakan ini mempunyai titik
berat pada jumlah protein. Jumlah protein yang harus dicapai adalah
18%, karena di bawah 18%, ayam-ayam tersebut enggan untuk bertelur.
Konsentrat yang kami gunakan adalah Global 581.
Air minum yang diberikan pada pagi hari kami campur dengan
Nutrisimba.
Nutrisimba ini merupakan probiotik produksi ITB yang digunakan untuk
mengurangi bau amoniak dari kotoran ayam. Bau amoniak yang menyengat,
akan membuat ayam menjadi stress sehingga produksi telur pun akan ikut
terpengaruh. Setelah pemberian Nutrisimba, air minum harus diberikan
secara ad libitum atau tidak terbatas. Jangan sampai air minum
tersebut kering karena akan menyebabkan stress tersendiri bagi ayam
yang berujung pula pada penurunan produksi telur. Seminggu sekali
diberi Amylit untuk mengurangi stress yang mungkin timbul dan membantu
menjaga kesehatan layer.
Telur yang dihasilkan oleh ayam yang berada di daerah tropis
pada umumnya mempunyai suhu yang tinggi sebagai akibat oleh badan ayam
ditambah suhu lingkungan yang relatif tinggi. Untuk mencegah pengaruh
suhu yang tinggi tersebut, telur-telur harus secepatnya diambil dari
kandang. Selain itu menghindari pecahnya telur akibat dipatuk oleh
ayam. Menurut Anton (1980), telur akan banyak yang pecah jika diambil
sekali dibandingkan 2-3 kali/hari.

Pengambilan telor dan
meletakkan dalam tray telor adalah cara yang paling baik
agar telor tidak mudah pecah karena penanganan sejak
awal
Penyebab pecahnya telur ada beberapa macam antara lain system
kandang. Beberapa penelitian mengatakan bahwa perbandingan kerugian
menggunakan laying cages system dengan system litter, keretakan akan
lebih banyak terjadi pada laying
cages system. Keretakan dapat disebabkan karena telur menumbuk dinding
depan, menumbuk telur yang belum dikumpulkan atau terinjak oleh kaki
ayam itu sendiri. Namun penyebab utama dari setiap kerusakan
teluradalah manusia, meskipun tidak langsung. Penyebab pecahnya telur
karena factor manusai atau pekerja antara lain karena kecerobohan
pekerja, biasanya pekerja akan mengambil banyak telur pada kedua
tangannya dan pada saat meletakkan pada egg tray kurang hati-hati yang
berakibat poada pecahnya telur. Petugas kandang kurang tepat dalam
menyusun egg tray, keadaan ini dapat menyebabkan jatuhnya egg tray
dan pecahnya telur. Pengepakan dalam peti juga turut ambil
bagian dalam pecahnya telur. Karena tergesa-gesa peletakan telur
kurang benar, sehingga dapat terjadi benturan antara telur yang satu
dengan telur yang lain.
Sanitasi kandang memang merupakan point yang harus diperhatikan.
Setiap seminggu sekali kotoran ayam harus disemprot dengan menggunakan
Degrasimba. Degrasimba ini merupakan
produk hasil dari penelitian IPB yang merupakan probiotik pengurai
kotoran. Penyemprotan dengan menggunakan Degrasimba membuat kotoran
ayam menjadi lebih tidak berbau dan lalat juga lebih berkurang. Namun
tidak kalah pentingnya, setiap minggu kotoran ayam juga harus
dibersihkan. Kotoran ayam yang menumpuk akan dijadikan tempat
berkembang biak lalat dan menimbulkan bau yang sangat busuk. Oleh
karena itu, minimal seminggu sekali petugas kandang harus mengeruk
kotoran baik yang terdapat pada sekatan bambu maupun yang berada di
tanah. Kotoran ayam ini dikumpulkan dan dimasukkan ke dalam karung.
Karung-karung tersebut lalu diikat seperti biasa dan diletakan jauh
dari kandang baterai. Karung yang berisi kotoran itu harus diletakan
di tempat yang kering jangan sampai terkena air hujan karena selain
dapat digunakan sebagai tempat berkembang biak lalat, bau yang tidak
sedap dan bibit penyakit dapat tumbuh dan tersebar kemana-mana. Bau
amoniak yang tajam akan membuat ayam menjadi tidak nyaman sehingga
akan mengakibatkan berkurangnya produksi telur. Kotoran ayam
ini jangan dianggap sebagai barang tidak berharga karena
kotoran ayam ini dapat dijual sebagai pupuk tanaman.
(Hasil
Samping).

Pengambilan kotoran ayam dan
menempatkannya dalam karung-karung agar mudah dalam
membawa dan menjualnya.
Untuk menjaga
kesehatan ayam, seluruh kandang baterai harus disemprot dengan
menggunakan Virkons karena penggunaannya lebih mudah dan mempunyai
spectrum yang luas serta lebih aman jika digunakan pada penyemprotan
yang tidak diperlukan pemindahan makanan maupun minuman. Penyemprotan
dilakukan sebulan sekali. Penyemprotan sebaiknya dilakukan pada siang
hari sehingga lebih mudah kering dan kandang tidak lembab. Seperti
biasa penyemprotan dilakukan mulai dari langit-langit kandang hingga
pada tempat kotoran ayam.
Pada periode layer, pencahayaan merupakan salah satu
penentu produktifitas ayam. Pada masa ini lampu dinyalakan mulai pukul
18.00 hingga pukul 21.00.

Lampu
jenis pijar, adalah yang paling baik karena memiliki
panjang gelombang yang diperlukan untuk merangsang
hormon LH untuk proses pembentukan telor.