Kandang baterai utama dibangun dengan ukuran sebagai berikut
panjang 17 m, lebar 5 meter dan tinggi 3.5 meter membujur dari Timur
ke Barat. Kandang ini dibuat terbuka tanpa dinding. Kami membuat
bangunan ini dengan bahan dasar kayu dan beratapkan asbes. Lantai
kandang tidak kami
plester dengan semen, cukup dengan tanah yang dipadatkan dan ditaburi
pasir agar kotoran menjadi lebih cepat kering. Sesuai dengan lebar dan
panjang lajur kandang baterai, tanah yang berada tepat di bawahnya
kami batasi dengan batako yang dipasang berjejer, setelah itu samping
luar batako diuruk dengan tanah dan dipadatkan. Maksud pemasangan
batako ini agar kotoran ayam hanya menumpuk di bagian bawah kandang
dan tidak berserakan kesana-sini.

Pemasangan Batako untuk
membatasi penyebaran kotoran ayam pada area yang
disediakan dan peninggian tanah sekitar untuk
perkuatanan dan memudahkan pekerja untuk mengurus
kandang batere.
Selasar kami buat selebar 1.2 meter dengan harapan agar air
tidak tampyas ke kandang. Kami mengatur agar letak kandang baterai
berseberangan dengan kandang pembesaran. Menurut referensi, jarak
antar kandang yang baik adalah selebar kandang yaitu sekitar 5 meter,
namun kami membuat jarak antara kedua kandang tersebut hanya 3 meter
dengan sudut yang kami atur sedemikian rupa dan disesuaikan dengan
tanah yang ada, sinar matahari pagi yang masuk sekitar pukul 08.00
hingga 10.00 maupun sore sekitar pukul 14.00 hingga 16.00 dapat
menerangi hingga tengah-tengah kandang dengan sisi yang berlawanan.
Pada langit-langit kandang bagian tengah, samping kanan dan kiri,
dipasang lampu pijar 25 watt setiap 4 meter. Kegunaan lampu ini adalah
untuk menerangi kandang dari pukul 18.00 hingga pukul 21.00.

Lampu
jenis pijar, adalah yang paling baik karena memiliki
panjang gelombang yang diperlukan untuk merangsang
hormon LH untuk proses pembentukan telor.
Kandang baterai
kami beli dari Bp. Widodo di daerah Ciputat. Harga saat ini adalah Rp.
13.000/kg pada awal Januari 2008.
Ukuran kandang baterai yang kami pesan adalah 110x40x45 cm. Kandang
baterai ini harus dirangkai terlebih dahulu sehingga masing-masing
kandang baterai terbagi menjadi 4 ruangan. Masing-masing ruangan
ditempati oleh 2 ekor ayam. Rangkaian kandang baterai tersebut disusun
bertingkat sehingga 1 lajur terdiri dari 4 baris. Kami mempunyai 2
lajur kandang baterai yang kami tempatkan pada sisi kiri dan kanan
kandang. Pada tengah-tengah
kandang
baterai utama ini yang juga merupakan jarak antara lajur pertama dan
lajur kedua, kami beri jarak 1 meter yang digunakan petugas untuk
memberi pakan dan membersihkan kandang.
Rangkaian kandang baterai ini
disangga dengan dolken yang ditumpukan pada semen cor untuk
menghindari rayap dan proses pelapukan. Tinggi penyangga tingkat
pertama adalah 60 cm. Sedangkan baris pada susunan kedua berjarak 120
cm dari permukaan tanah. Pemasangan kandang baterai ini harus
diperhatikan tingkat kemiringan lantainya. Tingkat kemiringan lantai
ini penting untuk menghindari telur terlalu cepat meluncur sehingga
dapat pecah atau bahkan “terbang” dari tempatnya. Kandang baterai
ini memang sudah diset dengan ukuran tertentu sehingga pada sisi
bagian depan kandang lebih tinggi dibandingkan dengan sisi bagian
belakang kandang. Jika kandang baterai tersebut diletakkan pada tempat
yang datar maka akan tampak miring pada atasnya. Untuk memudahkan
pemasangan, bagian atas kandang baterai dibuat sejajar dengan tanah
sehingga sudah dapat dipastikan lantai kandang baterai tersebut sudah
mempunyai kemiringan yang cukup aman untuk telur-telur yang dihasilkan..
Antara kandang baterai dan tanah
dipasang sekat bambu yang dibelah-belah dan dipaku berjajar dengan
jarak sekitar 2 cm. Bilah-bilah bambu ini digunakan
untuk menahan kotoran agar tidak semuanya langsung jatuh ke
tanah. Selain kotoran menjadi lebih cepat kering, bau yang ditimbulkan
juga semakin berkurang.

Potongan bilah bambu dan
penyusu-nannya juga ketinggian dari tanah penting untuk
mempercepat keringnya kotoran agar tidak berbau.
Kandang dilengkapi dengan tempat
pakan dan tempat minum yang kami buat sendiri dari paralon 3” dan
11/2” yang kami potong
±
1/3 sisinya dengan menggunakan grenda listrik. Yang terpenting pada
pembuatan tempat pakan dan tempat minum dari paralon ini adalah
pengukuran tempat ikatan pada kandang baterai. Tempat pengikatan ini
harus diperhitungan jaraknya agar paralon tetap terpasang tepat di
tempatnya dan tidak melengkung karena kelebihan beban pada bagian
tengah diantara dua tempat pengikatan. Kami sengaja melakukan
efisiensi biaya sehingga membuat tempat pakan dan minum ini dari
paralon karena lebih murah dibandingkan jika kami membeli dari
supplier peralatan peternakan. Pemasangan paralon tempat pakan berada
di bawah paralon tempat minum.

Posisi Tempat pakan dan air
minum dari bahan pralon yang dipotong sesuai kebutuhan.
Pemasangan paralon tempat minum
mempunyai tingkat kesulitan yang lebih tinggi dibandingkan dengan
pemasangan paralon tempat pakan. Selain sambungan antar paralon tidak
boleh bocor, paralon ini dipasang sedikit miring ke salah satu sisi
tertentu. Hal ini dimaksudkan agar air minum hanya diberikan pada
salah satu sisi saja namun dapat menjangkau ke seluruh panjang paralon
dan air tidak tumpah
selama perjalannya menuju ke sisi yang berlawanan. Pengisian tempat
minum ini harus dilakukan secara hati-hati. Paralon cukup diisi 1/3
bagian saja, jangan terlalu penuh karena mengandung resiko tumpahnya
air minum. Dengan tumpahnya air minum yang langsung membasahi pakan
yang berada di bawahnya akan membuat pakan menjadi basah dan mudah
berjamur. Oleh sebab itu, pemberian air minum dilakukan sesering
mungkin jangan sampai kehabisan tetapi juga jangan terlalu penuh. Air
minum yang kering akan membuat ayam menjadi stress dan berujung dengan
produksi yang menurun.
Paralon tempat minum harus
dibersihkan setiap pagi atau sore, dikeringkan, dilap dan diisi
kembali. Pembersihan
tempat minum ini sangat penting karena air minum tersebut akan
tercampur dengan liur dan sisa makanan ayam. Jika dibiarkan sehari
saja, maka air minum itu akan berbau busuk dan tidaklah menutup
kemungkinan banyak mengandung bakteri yang merugikan kesehatan ayam.
Sedangkan untuk efisiensi pakan, paralon tempat pakan harus dipasang
lebih menghadap ke sisi luar sehingga pada saat ayam mematuk-matuk
pakan, tidak banyak pakan yang terbuang percuma.

Yadi, sedang membersihan
tempat pakan ayam untuk kesehatan ayam-ayam dan
meratakan pakan agar tidak terbuang.
Kandang baterai yang telah selesai
dirangkai disemprot dengan desinfektan Desogerm
sebelum digunakan. Setiap minggu kotoran ayam harus dikeruk dan
dibersihkan. Pembersihan kotoran ayam ini bertujuan untuk
menanggulangi bau amoniak yang berlebihan dan mengurangi populasi
lalat yang senang sekali tinggal di tempat yang kotor dan berbau. Bau
amoniak yang berlebihan akan membuat ayam menjadi stress dan
mengakibatkan berkurangnya produktifitas ayam tersebut.
Hasil
Samping.Penyemprotan kandang dilakukan setiap
2 minggu sekali dengan Degrasimba
agar kotoran ayam tidak berbau sehingga tidak mempengaruhi
produktivitas ayam layer